Pengertian evaluasi menurut para ahli: tujuan, jenis, contoh

Definisi evaluasi
Buka baca cepat

Penilaian adalah penerapan dan penggunaan berbagai alat dan alat untuk memperoleh kumpulan informasi tentang hasil belajar dan prestasi siswa. Memahami penilaian adalah proses penilaian yang mencakup langkah-langkah yang digunakan untuk mengumpulkan informasi, menafsirkan fakta, dan mempertimbangkannya saat mengembangkan pedoman.

Pengertian-evaluasi-menurut-para-ahli-tujuan-jenis-contoh

Pada dasarnya, pangkat adalah istilah lain untuk pangkat. Term scoring erat kaitannya dengan term scoring, yaitu suatu metode untuk menentukan hasil belajar siswa.

Oleh karena itu, proses asesmen harus dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana penyajian pembelajaran dari siswa.

Pengertian asesmen lainnya adalah proses memperoleh data atau informasi dari proses pembelajaran dan memberikan umpan balik kepada guru dan siswa.
Baca lebih lanjut: Memahami Fiscus

Definisi penilaian menurut para ahli

Definisi tinjauan ahli adalah sebagai berikut:
1.Menurut S. Eko Putro Widoyoko (2012: 3)

Asesmen adalah kegiatan menginterpretasikan data pengukuran berdasarkan kriteria dan aturan tertentu.
2. Setelah Djadja Rahadja

Penilaian mengumpulkan informasi menggunakan alat dan teknik yang tepat untuk membuat keputusan pendidikan tentang penempatan siswa dan program pendidikan tertentu.

3. Setelah Richard I. Arends (2008: 217)

Penilaian mengumpulkan informasi tentang siswa dan kelas untuk keputusan pendidikan.
4. Menurut Palomba dan Banta (1999)

Penilaian adalah pengumpulan, tinjauan, dan penggunaan informasi yang sistematis tentang program pendidikan yang dirancang untuk mendorong pembelajaran dan pertumbuhan siswa. Singkatnya, penilaian adalah pengumpulan, tinjauan, dan penggunaan informasi yang sistematis tentang program pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran dan pertumbuhan siswa.
5. Setelah Terry Overtun (2008)

Asesmen memantau kemajuan dan mengumpulkan informasi untuk membuat keputusan pendidikan jika perlu. Seperti yang disebutkan dalam definisi tes saya, penilaian dapat mencakup tes, tetapi juga metode seperti observasi, wawancara, pemantauan perilaku, dll.

Artinya, penilaian adalah proses mengumpulkan informasi untuk memantau kemajuan. Ketika disebutkan dalam definisi tes saya, penilaian terdiri dari tes, observasi, wawancara, pemantauan perilaku, dll. Dapat dikonfigurasi dengan banyak cara.

6. Setelah Bob Kizlik (2009)

Penilaian adalah proses mendapatkan informasi yang berkaitan dengan tujuan atau sasaran yang diketahui. Tes adalah penilaian yang dilakukan dalam kondisi buatan, secara khusus agar dapat dilakukan. Artinya, tidak semua tes adalah tes, tetapi semua tes adalah tes.

Singkatnya, asesmen adalah proses memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan pembelajaran. Penilaian ini adalah istilah luas yang mencakup pengujian.

Tes adalah bentuk penilaian khusus. Pengujian juga merupakan salah satu jenis penilaian. Jadi semua tes ini adalah peringkat, tetapi tidak semua tes adalah tes.
7. Menurut Angelo T.A. (1991)

Penilaian adalah cara sederhana bagi fakultas untuk mendapatkan umpan balik awal dan sering tentang bagaimana siswa mempelajari apa yang diajarkan. Meskipun demikian, penilaian di dalam kelas adalah metode sederhana dan dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik sejak awal dan setelah mempelajari seberapa baik siswa telah mempelajari apa yang telah diajarkan.
8. Setelah James A. Poteet dan Ronald C Eaves (1985)

Evaluasi adalah proses mengumpulkan informasi. Bagi guru, penilaian adalah tujuan menentukan kemampuan mengajar.
Baca lebih lanjut: Disertasi adalah

9. Jamaris dalam Naskah Asesmen Perkembangan Anak TKA Berbasis Multiple Intelligences (2004)

Pengertian asesmen pendidikan anak usia dini merupakan suatu proses kegiatan yang dapat dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan data atau bukti tentang perkembangan dan hasil belajar anak.
10. Menurut Hargrove dan Poteet (1984)

Penilaian adalah proses mengumpulkan informasi dengan menggunakan alat dan teknik yang tepat. Evaluasi adalah proses mengumpulkan informasi dengan alat dan teknik yang tepat.
11. Departemen Pendidikan NSW (Arthur 1996: 324)

Penilaian mengevaluasi bukti dan mengidentifikasi kebutuhan, kekuatan, keterampilan, dan hasil siswa. Pentingnya penilaian adalah proses mengumpulkan fakta dan memutuskan kebutuhan, kekuatan, keterampilan, dan kemajuan siswa.
12. Menurut NAEYC dan NAESC / SDE (1991)

Selama asesmen, berbagai dokumen dan metode kerja anak diamati, dicatat, dan dikumpulkan.
13. Sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Stan Pendidikan Nasional

 

Lihat Juga :

https://laelitm.com/gb-whatsapp/
https://inibiodata.com/gb-whatsapp/
https://4winmobile.com/gb-whatsapp/
https://ekosistem.co.id/gb-whatsapp-pro-apk/
https://laelitm.com/video-bokeh-museum/
https://inibiodata.com/video-bokeh-museum/
https://ekosistem.co.id/video-bokeh-museum/
https://4winmobile.com/video-bokeh-museum/
https://bpm.uai.ac.id/gb-whatsapp/
http://pgpaud.fip.unp.ac.id/gb-whatsapp-pro-2021/